Koresponden: Rudi Purwanto, pramusaji BPKB Girisubo

Girisubo | Jumat (24/09) dalam rangka menyambut kedatangan bulan suci Ramadhan 1441 H, Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) Kecamatan Girisubo mengadakan kegiatan pendistribusian zakat mal di Kampung KB Nanas. Kampung KB Nanas ini terletak tepatnya di Padukuhan Nanas, Tileng, Girisubo, Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan ini berlangsung sore hari, sehabis asar sampai selesai.

Keluarga yang disasar di Kampung KB Nanas ini adalah dengan kriteria utama warga atau KK miskin yang tidak tersasar program pemerintah seperti PKH dan BLT. Masing-masing KK mendapat 5 kg beras dengan kualitas bagus, karena dibeli langsung dari gapoktan (gabungan kelompok tani) binaan Dinas Pertanian DIY di Tancep, Ngawen, Gunungkidul.

Proses pendistribusian zakat mengikuti protokol kesehatan pemerintah dalam rangka mencegah penyebaran wabah Covid-19, sehingga kehadiran warga dijadwal, di mana untuk setiap setengah jam dibatasi hanya 5 orang warga (KK).

Hadir dalam kegiatan tersebut PKB Girisubo, pramusaji Girisubo, Dukuh Nanas, kader Kampung KB, serta warga penerima zakat (mustahik). Dalam acara tersebut  disampaikan sambutan oleh Jamal selaku Dukuh Nanas.

Dalam sambutanya beliau mengucapkan selamat datang kepada PKB Girisubo dan rekan-rekan yang hadir dalam acara tersebut. Jamal sangat berterimakasih dan sangat mengapresiasi kegiatan ini karena bersifat positif serta bermanfaat untuk warga di Padukuhan Nanas.

“Saya selaku Dukuh Nanas mengucapkan terimakasih atas bantuan zakat dari dermawan asal Yogya yang menyalurkan zakatnya ke kampung kami. Ini sangat bermanfaat sekali untuk warga kami di saat situasi dan kondisi wabah pandemi virus Covid-19 ini. Terus terang, banyak warga kami yang pendapatannya menurun akibat pandemi ini. Ada yang berhenti dari pekerjaan, ada yang jualannya kurang laku di pasar, dan sebagainya. Dengan adanya zakat ini, jelas warga kami sangat terbantu. Kami mendoakan semoga dermawan yang menyalurkan zakat kepada warga kami selalu diberkahi rezekinya, diberi kesehatan, umur yang berkah,” ungkap Jamal.

Sambutan yang kedua disampaikan oleh Sabrur Rohim, SAg, MSI, selaku PKB pembina wilayah dan sekaligus sebagai perwakilan dari donatur pemberi zakat (muzakki) asal Bantul, DIY. Sabrur menyampaikan, bahwa sesuai permintaan muzakki, sasaran yang diberikan bantuan zakat ini ialah warga yang kurang mampu atau KK miskin yang jelas sekali sangat terdampak akibat adanya pandemi Covid-19 akhir-akhir ini.

“Kami sudah berembug dengan koordinator PKB kecamatan dan Pak Dukuh, bahwa warga di kampung KB dan non kampung KB di Girisubo yang disasar adalah KK miskin yang tidak tersentuh program subsidi pemerintah, seperti PKH, BLT, dan semacamnya. Dan, itulah yang kita undang hari ini,” papar Sabrur.

“Tentu saja, beras yang disalurkan ke warga masih jauh dari cukup. Karena hanya 5 kg per KK. Tetapi meski hanya 5 kg per KK, semoga bisa meringankan sedikit beban yang dirasakan warga terdampak pandemi Covid-19 ini. Harapan dari muzakki, semoga zakat tersebut bisa menambah semangat untuk menyambut Ramadan 1441 kali ini. Bisa dimasak untuk sahur dan berbuka di hari-hari pertama bulan Ramadan. Mohon doa semoga amal ibadah muzakki diterima di sisi Allah, dibersihkan hartanya, mendapat ridha Allah SWT,” pungkas Sabrur.

Untuk sasaran zakat ini sendiri, menurut Hudoyo, SSos, Koordinator PKB Girisubo, di Kampung KB Nanas ada 26 KK sasaran, sedangkan di dusun dan desa lain, masih di Kecamatan Girisubo, ada 27 sasaran. Sehingga total untuk titik sasaran di Kecamatan Girisubo ada 53 KK sasaran, dengan rincian 50 KK miskin dan 3 amil.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *