Kampung KB dicanangkan oleh BKKBN pada tahun 2016 sebagai miniatur pelaksanaan program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) di tingkat pedukuhan yang melibatkan lintas sektor dan segenap komponen masyarakat. 

Pada tahun 2017, BKKBN kembali meluncurkan Rumah Data Kependudukan yang berfungsi sebagai basis data dan informasi serta pusat intervensi pembangunan di tingkat mikro wilayah Kampung KB. Rumah Data Kependudukan yang kemudian dikenalkan pada masyarakat luas sebagai “Rumah DataKu” tersebut dipastikan memiliki urgensi dan manfaat yang sangat besar bagi masyarakat di lokasi Kampung KB, termasuk juga keberadaan Rumah Data Kependudukan yang ada di Kampung KB Margo Mulyo, Dusun Karangmiri, Desa Mulusan, Kecamatan Paliyan, Kabupaten Gunungkidul.

RDK Kampung KB Margo Mulyo dalam konsep dasarnya difungsikan sebagai pusat data dan intervensi permasalahan kependudukan yang mencakup sistem pengelolaan dan pemanfaatan data kependudukan di tingkat mikro, mulai dari mengidentifikasi, mengumpulkan, memverifikasi, dan memanfaatkan data kependudukan yang bersumber dari, oleh, dan untuk masyarakat sebagai basis untuk intervensi pembangunan di Kampung KB dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Rabu (26/02) rombongan dari perwakilan BKKBN DIY yang dikomandani oleh Witriastuti Susani Anggraeni, SE, MM, selaku Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, didampingi Kasubbid Analisis Dampak Kependudukan, Ewang Sewoko, berkesempatan meninjau langsung keberadaan RDK di Kampung KB Margo Mulyo. Hadir pula dalam kesempatan tersebut Kasi Pemerintahan Kecamatan Paliyan, didampingi Kasi Pelayanan dan Operator SID (Sintem Informasi Desa) dari Desa Mulusan.

Acara diskusi dan aundensi yang dikemas dalam bentuk, “Wedangan Bareng di Kampung KB”, itu berlangsung hangat dan penuh keakraban tanpa mengurangi substansinya. Peserta yang hadir tidak hanya dari Kampung KB Karangmiri, tetapi juga pengurus Kampung KB Banjaran Desa Karangasem, dan pengurus Kampung KB dari Kecamatan Saptosari didampingi Penyuluh KB-nya yang sama-sama ingin menimba ilmu dan pengalam dari RDK Kampung KB Margo Mulyo.

Setelah menyaksikan RDK KKB Margo Mulyo, Witriastuti Susani Anggraeni, SE, MM, atau yang akrab dipangging dengan sebutan Bu Eni selaku Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, menyampaikan dalam kesan pesannya. 

“Rumah Data Kependudukan yang ada di Kampung KB Margo Mulyo, semoga nantinya bisa menjadi contoh dari RDK di Kampung KB yang lainnya. Di sini bisa disajikan data primer yang bersumber dari profil keluarga, yang memuat data demografi, data KB KS, data kesehatan, pendidikan, sosial, ekonomi, pertanian perkebunan dan peternakan samapai pada data lingkungan. Data primer dalam profil keluarga diperoleh dari pendataan yang dilakukan oleh kader di Kampung KB Margo Mulyo,” papar Eni.

“Hebatnya lagi,” tambah Eni, “di samping mampu menyajikan data primer, RDK Kampung KB Margo Mulyo juga bisa menyajikan data sekunder yang bersumber dari SID Desa Mulusan, di antaranya data administrasi kependudukan, dari mulai data kepemilikan identitas kependudukan, data kelahiran, kematian, dan juga migrasi.”


Kasubbid Analisis Dampak Kependudukan, Ewang Sewoko, menambahkan tentang pedoman terbaru mekanisme pengelolaan RDK di Kampung KB, sekaligus juga lambang BKKBN terbaru saat ini.

Kemudian terkait dengan upaya pemanfaatan RDK, Eni menjelaskan perlunya dukungan pemangku kepentingan, mitra kerja, serta program dan kegiatan lintas sektor. Harapannya ke depan dapat diintegrasikan di Rumah Data Kependudukan secara terpadu berbagai intervensi data baik dari para pelaksana/pengelola program KKBPK maupun unsur lain/lintas sektor/OPD yang terlibat secara langsung dengan kegiatan Kampung KB.(*)


[Tri Nurhidayati & Purwadi, Penyuluh KB Kecamatan Paliyan]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *