Permasalahan sampah bukan hanya terdapat di wilayah perkotaan saja, tetapi menimpa juga di wilayah pedesaan. Kemasan makanan, pakaian dan bahan lainnya tidak luput dari penggunaan bahan yang sulit terurai, misalnya adalah plastik. 

Bahan plastik memang merupakan produk kemasan yang relatif murah, mudah didapat dan praktis. Namun di balik itu terdapat dampak yang kurang baik terhadap lingkungan. Plastik mudah terbakar tetapi sulit terurai, sehingga dapat mencemari lingkungan.


Kelompok UPPKS Moncer yang di ketuai oleh Sudaryanti yang juga sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Desa Pengkol, Nglipar, berupaya menjadikan sampah plastik menjadi bahan yang memiliki nilai ekonomi maupun estetika.

Pada pertemuan kelompok UPPKS hari Senin (10/02)  yang dihadiri seluruh anggota UPPKS Moncer, Dukuh Kedokploso dan PKB Desa Pengkol bersama-sama mengikuti kegiatan pembuatan bunga dari bahan plastik.

Pada kesempatan itu Dukuh Kedokploso mengharapkan agar kegiatan yang dilakukan mampu memberikan peningkatan pengetahuan dan ketrampilan sehingga kondisi wilayah padukuhan semakin baik. Dalam upaya peningkatan kesejahteraan,  Padukuhan Kedokploso memperoleh program PAMSIMAS (Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat) yang akan direalisasikan pada tahun 2020. Untuk itu, Dukuh  mengharapkan dukungan seluruh warga masyarakat guna mewujudkan program tersebut. Dengan adanya PAMSIMAS diharapkan ketersediaan air bersih semakin aman dan baik.

Ketua Tim Penggerak PKK mengharapkan kegiatan ekonomi produktif bisa dilakukan secara rutin, guna meningkatkan ekonomi keluarga. Peran kaum perempuan diharapkan meningkat untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga.

Sementara itu, PKB Kecamatan Nglipar Ir Sulistiyana sangat mengapresiasi kegiatan ini, dengan harapan ketahanan keluarga semakin meningkat dengan dukungan ketahanan ekonomi yang kuat pula. Dengan demikian program KB dan pembangunan keluarga akan semakin baik untuk ke depannya.

Salah satu pengurus UPPKS memberikan materi tentang tatacara pengelolaan sampah plastik yang dapat menambah keindahan dan ekonomi keluarga. Berikut tatacara pembuatan bunga berbahan dasar plastik oleh Muryani, pengurus UPPKS.

Bahan dan alat: 
Plastik berwarna yang sudah dibersihkan, lem tembak, gunting,setrika, putik dan tangkai, gelas plastik (vas bunga)

Cara membuat:
Gunting plastik ujung dan pangkalnya supaya berbentuk kotak seperti sarung.
Tumpuk plastik 3 atau 4 susun dengan di alasi kertas kue bawah dan atasnya lalu disetrika.

Jika sudah kaku, guntinglah berbentuk kotak yang berurutan dari yang besar, sedang, dan kecil kira-kira 5 cm ke bawah atau sesuai selera.

Lalu, gunting bebrbentuk kelopak bunga dan rekatkan dengan lem dan seterusnya sampai kelopak bunga bertumpuk-tumpuk, lalu pasangi dengan putik dan tangkai, lalu rekatkan dengan lem.

Jika bunga sudah banyak, maka bisa ditaruh pada gelas plastik atau vas bunga.

Selamat mencoba!(*)

[Ir Sulistyana, PKB Kecamatan Nglipar]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *