Bertempat di Kampung KB Wareng, Kepek, Jumat (25/10), peserta memperhatikan materi dari Bapak Ahmad Harwanto, SSos yang bertema “Pembinaan Kesehatan Fisik Bagi Lansia.” Acara pertemuan Pembinaan BKL dan Posyandu Lansia terselenggarakan  dengan tempat di Balai Dusun Wareng, Kepek, Saptosari. 

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Kepek, Suhut Hudi, SH, Kepala Dukuh Padukuhan Wareng, Suyanto, serta PKB Kecamatan Saptosari Bapak Ahmad Harwanto, SSos, dan anggota kelompok Bina Keluarga Lansia. Pada kesempatan tersebut tidak lupa para kader BKL melakukan pengukuran berat badan lansia, pengukuran tinggi badan lansia dan pengukuran tensi lansia. Kemudian acara dilanjutkan dengan senam lansia agar otot-otot lansia tidak kaku. Tepuk lansia pun tak lupa dilakukan oleh kader BKL dan para lansia. 

Pak Har, sapaan akrabnya, memaparkan pembinaan kesehatan fisik bagi lansia; bahwa proses menjadi lanjut usia ditandai dengan kemunduran fungsi-fungsi organ tubuh yang dapat menimbulkan masalah/gangguan yang akan banyak mempengaruhi kegiatan/ aktivitas sehari-hari, misalnya dalam hal kelambatan gerak, kurang cepat beraksi, berkurangnya tenaga, menurunnya daya tahan dan lain sebagainya. Oleh sebab itu, kecukupan gizi pada lansia tetap harus diupayakan untuk kelangsungan hidup yang layak, serta untuk mengurangi penyakit penuaan. Untuk mencukupi gizi pada lansia adalah dengan cara memperhatikan:

1. Mengurangi bahan makanan yang banyak mengandung lemak terutama yang berasal dari hewan;
2. Batasi gula, kopi, garam, dan makanan yang diawetkan;
3. Makan makanan yang mengandung zat besi seperti kacang-kacangan, hati, daging, bayam dan sayuran hijau;
4. Konsumsi makanan yang segar dan banyak mengandung vitamin serta membatasi penggunaan tablet vitamin bila tidak perlu. Namun diperlukan suplemen/ multifitamin, terutama di daerah perkotaan karena polusi udara untuk menetralisasi radikal bebas;
5. Meminum susu rendah lemak;
6. Mengkonsumsi cairan yang cukup dengan minum air putih minimal 2 liter (lebih kurang 6-8 gelas) per hari.

Agar tidak mudah bosan, maka pemberian makanan pada lansia perlu memperhatikan hal-hal sebagai berikut:
1. Jenis hidangan yang berganti-ganti, bervariasi dan menarik;
2. Hidangan perlu porsi kecil, hangat, bersih dan rapi;
3. Pemberian lauk pauk, sayur dan buah-buahan yang masih segar;
4. Bahan makanan yang mudah dicerna dan berserat tinggi.

Walaupun sudah usia lanjut olahraga masih sangat diperlukan untuk menjaga kebugaran tubuh lansia, tujuan olahraga bagi lansia adalah:
1. Pengembangan otot, untuk membantu tubuh agar tetap dapat bergerak, stabil dan bugar
2. Perbaikan stamina agar secara lambat laun menaikkan kemampuan fisik
3. Membangun kontak psikologis lebih luas untuk menghindari perasaan terisolir

Kegiatan olahraga yang baik dilakukan oleh lansia secara rutin adalah:
1. Melakukan pekerjaan dirumah
2. Berkebun dilingkungan rumah
3. Berjalan kaki
4. Senam
5. Lari pagi
6. berenang
7. Bersepeda
8. Senam pernapasan seperti yoga, tai chi, dll.

Memelihara kebersihan diri juga perlu diperhatikan, misalnya dengan cara:
1. Mandi, sebaiknya dengan sabun yang mengandung banyak pelembab
2. Kebersihan kepala, mencuci rambut sebainya dilakukan paling sedikit 2 kali dalam 1 minggu
3, Kebersihan mulut dan gigi, menyikat gigi sebaiknya dilakukan 2 kali dalam sehari
4. Kebersihan telinga, dengan cara membersihkan secara berkala

Pemeriksaan kesehatan berkala sangat diperlukan dengan pemeriksaan berkala tekanan darah dan lain-lain. Karena lansia sering mengalami penyakit-penyakit, macam-macam penyakit yang diderita lansia adalah:
1. Stroke
2. Penyakit jantung
3. Penyakit gula/ Diabetes Milletus
4. Penyakit tulang dan sendi

Kemudian dilanjutkan oleh pemaparan oleh Kades Kepek, yang memberikan pemaparan mengenai Kesehatan Jiwa, bahwasannya kita hidup didunia ini jangan sampai terkena penyakit hati diantaranya iri, dengki hasad dan juga berprasangka buruk. Jika semua itu dapat kita hindari dan hidup dengan lila legawa dan nrima, maka hidup kita menjadi tentram aman dan damai. Acara di tutup dengan diskusi bersama.(*) [Ahmad Harwanto, S.Sos. dan Ervina Budiati, PKB dan Pramusaji Kecamatan Saptosari]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *