Senin (23/9), Kampung KB Tekik mengadakan pembinaan BKB HI dengan dihadiri oleh PKB Kecamatan Saptosari, Bidan dari Puskesmas Saptosari dan anggota BKB Kampung KB di Balai Dusun Tekik. Pada kesempatan ini dihadirkan narasumber yang sangat menarik, yaitu Bella Audinasari, SKM, dari Puskesmas Saptosari dan Umi Yunastuti dari PKB Saptosari selaku pembina wilayah. Acara diawali dengan penimbangan balita dan pengukuran tinggi badan balita, kemudian dilanjutkan dengan penyuluhan mengenai MKJP (Metode Kontrasepsi Jangka Panjang) yang dipaparkan oleh Umi Yunastuti dari PKB Saptosari. Beliau menjelaskan bahwasanya MKJP adalah kontrasepsi yang masa efektifnya relatif lebih lama dan terdiri dari implant (alat kontrasepsi bawah kulit) dengan masa berlaku 3 tahun, IUD/ Infra Uterine Device atau alat kontrasepsi dalam rahim masa berlaku sampai 10 tahun, Tubektomi (MOW) dan Vasektomi (MOP).


Keuntungan dari menggunakan Implant/Susuk KB, menurut Uni, adalah:
1. Sangat efektif (kegagalan 0.2-1 kehamilan per 100 perempuan)
2. Daya guna tinggi
3. Perlindungan tinggi
4. Tidak memerlukan pemeriksaan dalam
5. Dapat dicabut setiap saat sesuai dengan kebutuhan
6. Tidak mengganggu hubungan suami istri
7. Aman dipakai pada saat menyusui

Efek samping dari KB Implant adalah:
1. Nyeri Kepala
2. Peningkatan/penurunan berat badan
3. Nyeri payudara, perasaan mual, perubahan mood

Keuntungan menggunakan IUD adalah :
1. Efektif segera setelah pemasangan (kegagalan 0.6-0.8 kehamilan per 100 perempuan 1 tahun pertama)
2. Metode jagka panjang sampai 10 tahun
3. Tidak mempengaruhi hubungan seksual
4. Tidak mempengaruhi kulitas ASI
5. Dapat dipasang segera setelah melahirkan dan pasca keguguran
6. Tidak ada interaksi dengan obat-obat

Efek samping dari KB IUD adalah :
1. Perubahan siklus haid
2. Haid lebih lama dan banyak
3. Dapat terjadi pendarahan antar siklus menstruasi
4. Saat haid lebih sakit (sebagian orang).

Efektivitas menggunakan KB Tubektomi (MOW) adalah:
1. Sangat efektif (0,1-0,4 kehamilan per 100 wanita dalam tahun pertama penggunaan) Artinya terjadi <1 kehamilan yang tidak diinginkan dalam setahun per 100-200 wanita yang mengikuti tubektomi
2. Jangka panjang
3. Tindakan pembedahan yang aman dan sederhana (bedah minor, anastesi lokal)
4. Dapat dilakukan oleh dokter yang terlatih

Efek Samping menggunakan KB MOW adalah:
1. Jarang sekali ditemukan efek samping, baik jangka pendek maupun jangka panjang.
Keuntugan KB MOP adalah ;
2. Dapat dilakukan kepada semua pria, sesuai kriteria yang memenuhi syarat sukarela, bahagia dan sehat.
3. Tindakan pembedahan yang aman dan sederhana
4. Manfaaat kontrasepsi yang dirasakan jangka panjang
5. Tidak mengganggu hormon pria dan hubungan suami istri

Efek samping menggunakan KB MOP adalah:
1. Dapat terjadinya infeksi pasca dilakukan tindakan
2. Dapat terjadi pendarahan setelah beberapa jam pasca tindakan.

Kemudian pemateri yang kedua yaitu Ibu Bella, sapaan akrabnya, yang mengusung tema “Stunting”. Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya. Seringkali masalah-masalah non kesehatan menjadi akar dari masalah stunting, baik itu masalah ekonomi, politik, sosial, budaya, kemiskinan, kurangnya pemberdayaan perempuan, serta masalah degradasi lingkungan. Karena itu, ditegaskan oleh Menkes, kesehatan membutuhkan peran semua sektor dan tatanan masyarakat.

Ada beberapa faktor penyebab stunting, al:

1) Pola Makan
Masalah stunting dipengaruhi oleh rendahnya akses terhadap makanan dari segi jumlah dan kualitas gizi, serta seringkali tidak beragam.

2) Pola Asuh
Stunting juga dipengaruhi aspek perilaku, terutama pada pola asuh yang kurang baik dalam praktek pemberian makan bagi bayi dan Balita.

3) Sanitasi dan Akses Air Bersih
Rendahnya akses terhadap pelayanan kesehatan, termasuk di dalamnya adalah akses sanitasi dan air bersih, mendekatkan anak pada risiko ancaman penyakit infeksi. Untuk itu, perlu membiasakan cuci tangan pakai sabun dan air mengalir, serta tidak buang air besar sembarangan.

Stunting merupakan ancaman utama terhadap kualitas manusia Indonesia, juga ancaman terhadap kemampuan daya saing bangsa. Hal ini dikarenakan anak stunted, bukan hanya terganggu pertumbuhan fisiknya (bertubuh pendek/kerdil) saja, melainkan juga terganggu perkembangan otaknya, yang mana tentu akan sangat mempengaruhi kemampuan dan prestasi di sekolah, produktivitas dan kreativitas di usia-usia produktif.

Acara tersebut diakhiri dengan diskusi dan tanya jawab dengan Ibu-Ibi anggota BKB Kampung KB Tekik mengenai materi yang sudah dibahas di awal.(*) [Ahmad Harwanto & Ngatijo, PKB dan kader Saptosari]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *