Selasa (01/09) Kampung KB Wareng mengadakan pertemuan BKR (Bina Kelaurga Remaja) di Balai Dusun Wareng, Kepek, Saptosari. Pertemuan tersebut dihadiri oleh anggota BKR Kampung KB, Kader BKR dan PKB Kecamatan Saptosari. Pada kesempatan tersebut PKB Ahmad Harwanto, SSos selaku pembina wilayah menyajikan materi mengenai, “Persiapan Berkeluarga Bagi Remaja”.

Penyiapan kehidupan berkeluarga itu ditinjau dari segi delapan fungsi keluarga. Memasuki kehidupan berkeluarga tentunya memerlukan persiapan yang matang dari setiap pasangan. Menyiapkan pribadi yang matang dapat dilakukan dengan penanaman nilai-nilai moral dengan melaksanakan 8 fungsi keluarga, yaitu:

1.    Fungsi Agama
Agama adalah kebutuhan dasar bagi setiap manusia yang ada sejak dalam kandungan. Keluarga adalah tempat pertama seorang anak mengenal agama, sehingga anak menjadi manusia yang berakhlak baik dan bertaqwa. Dalam fungsi agama terdapat 12 nilai dasar yang mesti dipahami dan ditanamkan dalam keluarga yaitu: iman, takwa, kejujuran, tenggang rasa, rajin, kesalehan, ketaatan, suka membantu, disiplin, sopan santun, kesabaran, dan kasih sayang.

2.    Fungsi Sosial Budaya
Manusia adalah makhluk sosial, ia membutuhkan orang lain dan membutuhkan interaksi dengan orang lain. Keluarga sebagai bagian dari masyarakat diharapkan mampu mempertahankan dan mengembangkan sosial budaya setempat. Terdapat 7 nilai dasar yang mesti dipahami dan ditanamkan dalam keluarga, yaitu: gotong royong, sopan santun, kerukunan, peduli, kebersamaan, toleransi, kebangsaan.

3.    Fungsi Cinta Kasih
Dengan kasih sayang orangtuanya, anak belajar bukan hanya menyayangi yang lainnya tetapi juga belajar menghargai yang lain. Terdapat 8 nilai dasar yang harus ditanamkan dalam keluarga, yaitu: empati, akrab, adil, pemaaf, setia, suka menolong, pengorbanan, tanggung jawab.

4.    Fungsi Perlindungan
Keluarga mempunyai fungsi sebagai tempat berlindung bagi anggota keluarga. dalam hal ini keluarga harus memberikan rasa aman, tenang dan tentram bagi anggota keluarganya. Terddapat 5 nilai dasar yang harus dipahami dan ditanamkan dalam keluarga, yaitu: aman, pemaaf, tanggap, tabah, peduli.

5.    Fungsi Reproduksi
Salah satu tujuan perkawinan adalah melestarikan keturunan, karena itu pengembangan keturunan menjadi tuntunan fitrah manusia. Terdapat 3 nilai dasar yang harus diterapkan dalam keluarga, yaitu: tanggung jawab, sehat, teguh.

6.    Fungsi Sosialisasi Pendidikan
Orangtua adalah pendidik pertama dan utama bagi anak-anaknya dan juga sebagai pembimbing dan pendamping dalam tumbuh kembang anak. Terdapat 7 nilai dasar yang harus diterapkan dan ditanamkan dalam keluarga, yaitu: percaya diri, luwes, bangga, rajin,kreatif, tanggungjawab, kerjasama.

7.    Fungsi Ekonomi
Kebutuhan akan sandang, pangan dan papan adalah kewajiban sebagai orangtua, tetapi selain itu adalah bagaimana mendorong anggota keluarganya untuk hidup sederhana dan tidak berlebih-lebihan. Ada 5 nilai dasar yang harus dipahami dan ditanamkan dalam keluarga, yaitu: teliti, disiplin, peduli, dan ulet.

8.    Fungsi Lingkungan
Upaya pengembangna fungsi keluarga ini dimaksud sebagai wahana bagi keluarga agar dapat mengaktualisasikan diri dalam membangun dirinya menjadi keluarga sejahtera dengan difasilitasi oleh institusi masyarakat sebagai lingkungan sosial dan mendukung kemudahan dari pemerintah.Terdapat 2 nilai dasar yang harus di tanamkan dalam keluarga, yaitu: bersih dan disiplin.

Acara pada siang itu diakhiri dengan tanya jawab dan diskusi bersama.(*) [Ahmad Harwanto, S. Sos dan Ervina Budiati (PKB dan Pramusaji Kecamatan Saptosari]

1 thought on “BKR Kampung KB Wareng Kepek Tanamkan Delapan Fungsi Keluarga kepada Remaja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *