Kamis (15/11) dalam suasana mendung bertempat di Klinik Pratama Rawat Inap “Kurnia Husada” yang berlokasi di desa Bunder telah dilangsungkan kegiatan Bhakti Sosial Pelayanan KB IUD dan Implan.  Acara dimulai pada pukul 08.30 WIB, dihadiri utusan dari Kantor Perwakilan BKKBN DIY, Kepala Puskesmas Patuk II yang sekaligus menjabat sebagai pimpinan Faskes Kurnia Husada, utusan dari DP3AKBPM dan D Gunungkidul, PKB serta beberapa IMP dan kader KB di wilayah Kecamatan Patuk.

Acara diawali dengan sambutan pimpinan Faskes Kurnia Husada. Dalam sambutannya, Sutimah, AMd Keb, SKM mengatakan bahwa bila diperhatikan ternyata kondisi pencapaian peserta KB baru di Kabupaten Gunungkidul sampai dengan saat ini jika dibandingkan kabupaten/kota lainnya di DIY relatif masih rendah. Sedangkan untuk Kecamatan Patuk, jumlah peserta KB baru sd bulan Oktober 2018 baru tercapai 490 peserta atau 51,85 % dari KKP/target PB sebanyak 945; dengan pencapaian PB MKJP 177 (36,12%).

Berdasarkan kenyataan ini, maka perlu diupayakan kegiatan intensifikasi, salah satunya melalui kegiatan bhaksos, dengan harapan  dapat berdampak positif baik  terhadap pencapaian program KKBPK khususnya peningkatan capaian Peserta KB Baru maupun program kesehatan reproduksi. Kegiatan ini terselenggara berkat adanya kerjasama  antara BKKBN DI Yogyakarta  dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa Kabupaten Gunungkidul dan Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul,” papar Sutimah.

Adapun untuk mensukseskan acara ini, lanjut Sutimah, dalam penyelenggaraannya mendapat dukungan dari tenaga medis/bidan yang berada dibawah naungan IBI Korwil Barat dengan jumlah tenaga mencapai lebih kurang 12 tenaga medis. Di akhir sambutannya, Sutimah menyampaikan terimakasih kepada Perwakilan BKKBN DIY maupun DP3AKBPM & D Gunungkidul yang telah melibatkan Faskes Kurnia Husada dalam penyelenggaraan kegiatan Bhaksos Pelayanan IUD dan Implan pada tahun 2018.

 Sementara Koordinator PKB Kecamatan Patuk, Drs Trianggoro, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan bhaksos Pelayanan KB ini merupakan salah satu upaya strategis dalam rangka meningkatkan pencapaian peserta KB baru dan meningkatnya kesertaan KB aktif di kemudian hari. Secara rinci tujuan kegiatan ini diantaranya adalah untuk:
  Meningkatkan pencapaian peserta KB Baru dalam level kabupaten maupun 
   Kecamatan
  Meningkatkan cakupan  pencapaian Peserta KB Baru MKJP
  Meningkatnya  koordinasi yang efektif antara petugas medis, PKB maupun IMP/Kader dalam pembinaan kepada PUS dan  peserta KB

Lebih lanjut beliau mengatakan bahwa sasaran kegiatan Bhaksos Pelayanan KB di Kecamatan Patuk  mencakup antara lain:
            – Sasaran Tidak langsung, yakni tokoh formal/Informal, dinas/lintas sektor di  
               tingkat kecamatan dan desa, IMP atau kader KB-Kesehatan di tingkat desa
            – Sasaran Langsung, yakni PUS Unmetneed yang tersebar di 11 desa se-kecamatan  
               Patuk dan PUS pasca salin
Penyelenggaraan bhaksos sendiri berjalan cukup meriah karena disamping disambut antusiasme dari  calon peserta juga didukung oleh beberapa kader atau IMP serta para suami bahkan anak balita dari peserta bhaksos yang berasal dari 11 Desa yang ada di Kecamatan Patuk.
Kegiatan Bhaksos Pelayanan KB IUD dan Implan di Faskes Kurnia Husada berakhir pada pukul 13.20 WIB. Dari even  ini ternyata telah berhasil menjaring dan melayani sejumlah 84 peserta yang terdiri dari pemakai IUD 7 peserta dan sisanya sebanyak 77 peserta menggunakan alat kontrasepsi Implan. Ini berarti memberi sinyal positif karena sudah melampaui target minimal sebanyak 60 peserta.(*) [Asmula, PKB Patuk]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *