Menikah, sebuah kata yang akan mengantarkan kita pada bayangan sepasang suami istri yang terikat dalam satu perjanjian suci, di mana mereka wajib mematuhi apa yang menjadi komitmen bersama. Sebelum terjadinya suatu pernikahan, terlebih dulu kedua belah pihak harus mempersiapkan diri, baik secara fisik, mental, maupun spiritual agar nantinya di kemudian hari mampu menyelesaikan konsekuensi-konsekuensi yang harus dihadapi dengan baik di dalam bingkai keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah.

Mengingat pentingnya hal tersebut, maka BPKB Kecamatan Gedangsari bekerja sama dengan KUA Gedangsari telah bersepakat untuk menjalin kerjasama dalam menyelenggarakan konseling caten (calon manten), di mana setiap caten di wilayah Kecamatan Gedangsari wajib mengikuti konseling tersebut. 

Layanan koseling dilaksanakan secara rutin, yakni setiap hari Rabu dalam setiap pekannya, di mana setiap caten yang telah selesai pengecekan administrasi (tarek), wajib mengikuti konseling. Adapun yang bertugas menjadi konselor adalah Drs H M Kamsun (Kepala KUA Gedangsari), Purwadi, SHI (Penyuluh KB Gedangsari), dan Drs Amir Fauzi (Penghulu).

Drs H Kamsun, Kepala KUA Gedangsari, menjelaskan bahwa dengan format konseling diharapkan ini lebih bisa mengena sasaran, daripada sekadar pembekalan yang bentuknya penyuluhan ceramah satu arah. Dengan konseling, kita bisa menggali permasalahan atau potensi permasalahan dari setiap caten, dan membantu untuk membuka alternatif solusi terbaliknya. “Setelah kita berjalan selama satu bulan, bisa kita ketahui bahwa setiap pasangan memilikinya latar belakang dan potensi permasalahan yang berbeda-beda,” Kepala KUA Gedangsari yang sekaligus komponis lagu “Ayunda Si Menik” ini.


Koordinator Penyuluh KB Kecamatan Gedangsari, Drs Totok Hendrastara mendukung penuh, dan memberikan apresiasi yang positif. “Kerjasama dengan KUA ini bisa menjadi contoh untuk BPKB yang lainnya, sebagai suatu cara kita untuk bisa meningkatkan kualitas keluarga. Kebetulan Purwadi, SHI, berlatarbelakang ilmu syariah, sehingga disamping bisa memasukkan pesan program KKBPK juga bisa menyampaikan pesan tentang keluarga sakinah,” ujar Totok.(*) [Purwadi, Gedangsari]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *