BPKB Gedangsari bekerja sama dengan UPT Puskesmas Gedangsari 1 dan 2 belum lama ini mengadakan penjaringan calon akseptor KB selama dua hari, yakni Jum’at (8/9) dan Senin (12/9) 2017. 
      Kegiatan penjaringan akseptor KB tahap petama ini dilaksanakan di Balai Desa Sampang, dengan sasaran calon akseptor desa Sampang, Serut, Tegalrejo, dan Watugajah. Sedangkan penjaringan tahap ke dua dilaksanakan di pendopo Kecamatan Gedangsari untuk wilayah desa sebelah selatan yang meliputi desa Hargomulyo, Ngalang, dan Mertelu.

      Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk ajang KIE dan sosialisasi dalam rangka mensukseskan agenda Baksos Pelayanan KB Gratis di wilayah Kecamatan Gedangsari, yang akan dilaksanakan pada Senin (18/9) besok di UPT Puskesmas Gedamgsari 1.

      Peserta penjaringan calon aseptor masing masing tahap 50 orang, baik itu sektor utara ataupun sektor selatan. Tahap pertama menghadirkan pemateri dari UPT Puskesmas Gedangsari 2, Ida Sulisowati, AMd Keb, selaku koordinator program KB di Puskesmas Gedangsari 2. Dalam paparannya, Ida menjelaskan tentang efektivitas penggunaan alat kontrasepsi MKJP khususnya implan dan IUD. “Bagi akseptor pengguna alkon implan dan IUD, tidak harus repot repot setiap saat setiap hari atau setiap bulannya memikirkan dan ngurusi tentang KB-nya. Energi dan pikirannya bisa digunakan untuk hal lain, khususnya peningkatan kualitas dan kesejahteraan keluarga,” tegasnya.

      Kabid Pengendaliam Penduduk dan KB Drs Wijang Eka Aswarna, MSi, sebagai pemateri ke dua mengulas tentang entry point program KKBPK. Materi diselingi jok jok cerdas, sehingga membuat suasana menjadi semakin hidup, dengan tetap menekankan pada bahwa, “adanya program KB, pembangunan keluarga, untuk menuju keluarga yang berkualitas, adalah hak yang penting dalam merealisasikan keluarga yang sejahtera.”

      Penjaringan tahap ke dua yang dilaksanalan hari Senin (12/09), juga menghadirkan pemateri dari dinas DP3AKBPMD, Drs Wijang Eka Aswarna, MSi, Camat Gedangsari yang baru, Martono Iman Santoso, SIP, dan Rusmiyati, AMd Keb dari UPT Puskesmas Gedangsari 1.

      Camat Gedangsari yang nota bene jebolan dari IPDN paham betul tentang program KB dan Kependudukan di Indonesia. “Program KB menjadi salah satu prasyarat untuk mewujudkan Indonesia sejahtera. Oleh karena itu mari bersama kita menggaungkan kembali program KB, seperti di era 80/90-an,” ajaknya kepada peserta penjaringan dengan penuh semangat.
      Pemateri kedua Drs  Wijang EA, M Si, menjelaskan secara gamblang problem dan tantangan ke depan masalah kependudukan di Indonesia, tentunya diakhiri dengan solusi agar terwujud penduduk yang tumbuh seimbang. Sementara itu, Koordinator Program KB Puskesmas Gedangsari 1, Rusmiyati, A Md  Keb, mengupas tuntas mengenai MKBK dan MKDR disertai dengan kemungkinan efek samping yang timbul.

      “Bagi akseptor yang sudah memakai MKJP terlebih IUD, jika sudah cocok dan nyaman, tidak usah beralih ke alkon yang lain, karena alkon lainnya tidak mesti cocok dengan kondisi tubuhnya,” jelasnya.

      Disinggung mengenai target peseta Baksos Pelayanan KB Gratis Senin (18/9) besok, Dwi Winarsih, SPd, sebagai sesepuh penyuluh KB Gedangsari menyatakan, bahwa dilihat dari antusiasme peserta penjaringan, data calon peserta yang masuk sementara, dan adanya reward bagi kader Rp  10.000,-/akseptor, insya Allah target 100 akseptor bisa tercapai.

      “Harapannya, dengan baksos ini pula, target PB untuk Kecamatan Gedangsari bisa tercapai,” pungkas Dwi Winarsih.(*) [Purwadi, Gedangsari]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *